Wew, bloggin’ time!!
Beberapa hari yg lalu liat anime One Piece 377. Judul lengkapnya: My Nakama’s Suffering is My Suffering, Zoro’s Fight to the Death.. Episode ketika Luffy kelelahan setelah menghadapi Moria dan muncul Big Boss lainnya (Kuma). Disini para kru melindungi Luffy sampe Zoro terluka parah. Salah satu episode pada film One Piece yg menunjukkan arti persahabatan sejati.

Dalam Islam-pun terdapat banyak kisah dimana persahabatan (baca: persaudaraan dalam Islam) menjadi salah satu hal yg wajib dijaga. Ingatlah kisah ketika salah seorang sahabat Rasulullah kehausan setelah berperang, ketika disuguhkan air dan mendengar ada sahabat lainnya yg kehausan ia mendahulukan sahabatnya. Kantong air-pun berputar diantara ketiga mujahid yg sedang kehausan demi mendahulukan saudaranya sampai akhirnya ketiga mujahid tersebut syahid, insya Allah. Kisah hijrahnya Abdurrahman bin Auf, dll.

Percaya dan menjaga kepercayaan, melindungi dan berkorban demi temen, memberi dengan tulus, serta saling berbagi suka-duka adalah nilai2 yg saat ini jarang ditemui. Tapi alhamdulillah, aku dikaruniai temen2 yg baik banget.

Si menara Faizal dan si kecil Danang. Triple dragons yg slalu berbagi suka-duka. Ngerjakan tugas, bcanda, jalan2, makan2, sampe tidur-pun bertiga. Satu untuk smua smua untuk satu (kayak three mushketeers ni). Hwehehehe..

Mr. Big Dhanika dan ketiga 36’s princess (Aghita, Hajar, Kandy). 36 family yg tlah mensupport aq dalam berbagai keadaan. Domo Arigatou atas smangat, bantuan, tausiyah, dll, dsb, dst ^^

Nabil, Noval, Edwin, Alfin, Saiful, Andini, Finila, Agita, Mita, Husnul, Hans n all other Narsiis’ers. We are great teammate when it comes to work. We are kind-hearted teachers who share our knowledge to anyone of us. We are the best commedian whenever our party started. We would be the doctors just to heal our friend’s pain. And we became strongest army if one of us was hurted.
For our eternal friendships…
For everymoment we shared together…
Thank you from the deepest of my heart..

Sahabat adalah dia yg menghampiri kita ketika seluruh dunia menjauh, bukan menghampiri kalau sedang butuh. Krn Persahabatan itu spt tangan dgn mata. Saat tangan terluka mk mata menangis, saat mata menangis mk tangan menghapusnya. (Dapet dari Sylvi 04. Makasih y Syl n maaf g tak kirim balik coz pas hari persahabatan sedunia aq lagi offline. In exchange I write it down in my blog, for you n all my beloved friends 🙂 )

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s